Sabtu, 19 April 2014

antara

Yogyakarta,19,April,2014

Cerita Ini ku tulis hampir 1 bulan setelah patah hatilku
patah hati karena seseorang yang juga tidak tahu bahwa aku patah hati karenanya
seseorang yang aku temui hampir 1 tahun yang lalu
laki laki pertama yang aku sukai di masa orientasi mahasiswaku
laki laki yang awalnya baik
laki laki yang menawarkan ku kebaikan hatinya
yang membuatku seakan akan menjadi perempuan paling bodoh
yang memperjuangkanmu paling parah
ini bukan obsesi karena aku tak berniat memiliki
aku hanya ingin seperti itu
merasakan betapa bahagianya saat kau menceritakan betapa banyaknya pekerjaanmu
saat kau bercerita betapa senagnya saat bertemu hari libur
saat kau menceritakan betapa sayangnya kamu dengan ibumu
saat kau ada di hadapanku,atau dibelakangku,atau di sampingku,dan tersenyum
saat aku rela menunggumu 3 jam hanya untuk mendengarmu mengeluh betapa lelahnya kamu hari ini
kamu tahu ? aku lebih mempercayai kebaikanmu daripada apa kata orang
kata orang kebaikanmu yang seperti ini tidak hanya untukku
kata orang kamu hanya memberiku harapan palsu
kata orang yang kamu sukai bukan aku
tapi teman dekatku
teman pertamaku
teman yang aku kenalkan padamu
teman yang berminggu minggu dan berbulan bulan aku ceritakan tentangmu
tentang segiat apa aku memperhatikannmu diam diam
tentang seberapa aku menyukaimu
ah sudahlah
menyukaimu adalah kekhilafanku yang paling parah
maaf bila memaafkanmu begitu sulit
maaf bila ikhlas itu terasa sulit
dan membenci malah terasa mudah
karena dengan membenci adalah satu satunya cara meredam tangisku
aku tidak ingin lagi terlihat bodoh karena menangisi temanku yang begitu baik
begitu baik membahagiakan orang yang sangat ingin aku bahagiakan
tapi dia tidak tahu betapa sulitnya aku
dia tidak tahu usahaku
dia tidak pernah mengusahakan apapun untukmu
aku rasa cukup untuk masalah laki laki
aku rasa tuhan tau
mana yang berjuang paling keras

Aku tidak lagi berharap untuk laki laki yang tidak menghargai aku
tapi aku yakin hidup ini selalu ada timbal baliknya
ya,aku di pertemukan dulu dengan lelaki yang salah dan teman yang jahat sebelum aku di pertemukan dengan yang lebih baik
rencana tuhan selalu lebih indah daripada mauku
dan karma itu selalu berlaku
mungkin tidak saat ini tapi mungkin nanti
Amin :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar