Ada
yang percaya bahwa di dalam hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh
mereka yang rindu sesuatu. Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa
lalu
Hujan selalu milik kita. Aku dan kamu. Kebanyakan moment yang kita lalui berdua rata-rata selalu ketika hujan walau tidak melulu. Aku senang menatap hujan. Sama halnya seperti ketika aku menatap matamu. Sejuk, damai, nyaman, dan tenang. Kamu hujan, aku hujan, kita hujan. Aku senang hujan datang. Ia turun terkadang tanpa tanda-tanda. Semacam kamu yang juga datang tiba-tiba lalu membanjiri hariku dengan kata-kata. Aku cinta hujan. Seperti aku mencintai kamu
seperti hujan di hari ini,,tatkala kita menempuh perjalanan yang lumayan panjang dan lumayan melelahkan,aku selaluingin tampil cantik dihadapanmu,namun hujan itu,butiranya menghapus segala riasan di wajahku menggantinya dengan air,debu,dan partikel partikel lainya yang membuatku sedikit minder,namun kau bilang "gapapa cantik kok,natural" kalaupun apa yg kau ucapkan itu bohong aku akan tetap berterimakasih karena kebohonganmu itu membuatku percaya diri
aku akan menemanimu dalam keadaan apapun,walau panas walau hujan,indah....itu satu kata yang mampu aku ungkapkan saat kita berteduh di atap yang sama kala itu saat juga dimana aku tidak akan pernah duduk saat kau berdiri menatap jalanan yang masih basah karena hujan masih turun dengan derasnya
aku belajar dari hujan hari ini sayang,setelah turunya hujan pasti akan ada secerca cahaya sinar matahari yang menghentikan rintiknya,aku percaya hal itu sebagaimana kita,perjalanan kita juga pasti tidak akan mulus mulus saja tentunya,namun aku belajar bersikap jalan terjal itu sebagaimana hujan,andaikata saat hujan datang tadi aku tidak bersamamu mungkin aku telah habis kesabaran,mungkinaku telah jatuh sakit,namun pada saat hujan turun tadi aku bersamamu,bersamamu membuatku sabar bahwa mungkin kau juga merasakan kekesalan yang sama denganku,saling menguatkan seperti saat kau berkata "kayaknya ni ujan bakal lama deh " lalu ku bilang "enggak kok ini udah mendingan dari yang tadi" dan pada saat ku bilang "kok ga berenti berenti sih ujanya" lalu kau juga berkata "itu udah ada matahari paling sebentar lagi" saat itu aku mulai mengartikan hujan itu indah karena ada kamu sama seperti masalah yang sering kita hadapi aku akan menganggapnya sebagai sesuatu yang indah,,karena apa ? karena ada kamu yang dapat ku ajak bicara:)
ya,tak ada yang lebih indah dari hujan di bulan juni,karena saat itu aku bersamamu,tak ada yang lebih bijak dari hujan di bulan juni,karena aku belajar banyak hal dari rintik yang turun dari awan lalu tersangkut di pohon setelah tersangkut dipohon sebagian jatuh ke jalanan yang kulewati sebagian lainya jatuh di tubuhku tubuhmu,mungkin ini hujan terakhir sebelum tuhan yang menakdirkan kita bertemu lagi karena jarak yang memisahkan,jangan lupa aku sayang kamu sebanyak rintik hujan yang akan kaulihat saat ia turun di tempatmu berada
berapa lama lagi waktu, saat rindu terasa begini terlalu, betapa jauh jarak, hingga nanti bertemu, tak apa akan kutunggu, meski hujan kadang terdengar sendu,tak apa kan ku nanti walau harus basah kuyup terguyur
Tidak semua arti hujan berujung kesedihan. Ada kamu disetiap memory hujan itu. Ada kamu yang membuat hujan menampakkan senyumnya. Hujan deras, siramin air dari kendaraan lain,saat tanpa kamu tahu tertidur dipundakmu, saat ada tanganku melingkar di pinggangmu.hujan,ia akan selalu mengingatkanku salah satu cerita ini yang selalu tersenyum walau terlihat 'basah karena air
Hujan selalu milik kita. Aku dan kamu. Kebanyakan moment yang kita lalui berdua rata-rata selalu ketika hujan walau tidak melulu. Aku senang menatap hujan. Sama halnya seperti ketika aku menatap matamu. Sejuk, damai, nyaman, dan tenang. Kamu hujan, aku hujan, kita hujan. Aku senang hujan datang. Ia turun terkadang tanpa tanda-tanda. Semacam kamu yang juga datang tiba-tiba lalu membanjiri hariku dengan kata-kata. Aku cinta hujan. Seperti aku mencintai kamu
seperti hujan di hari ini,,tatkala kita menempuh perjalanan yang lumayan panjang dan lumayan melelahkan,aku selaluingin tampil cantik dihadapanmu,namun hujan itu,butiranya menghapus segala riasan di wajahku menggantinya dengan air,debu,dan partikel partikel lainya yang membuatku sedikit minder,namun kau bilang "gapapa cantik kok,natural" kalaupun apa yg kau ucapkan itu bohong aku akan tetap berterimakasih karena kebohonganmu itu membuatku percaya diri
aku akan menemanimu dalam keadaan apapun,walau panas walau hujan,indah....itu satu kata yang mampu aku ungkapkan saat kita berteduh di atap yang sama kala itu saat juga dimana aku tidak akan pernah duduk saat kau berdiri menatap jalanan yang masih basah karena hujan masih turun dengan derasnya
aku belajar dari hujan hari ini sayang,setelah turunya hujan pasti akan ada secerca cahaya sinar matahari yang menghentikan rintiknya,aku percaya hal itu sebagaimana kita,perjalanan kita juga pasti tidak akan mulus mulus saja tentunya,namun aku belajar bersikap jalan terjal itu sebagaimana hujan,andaikata saat hujan datang tadi aku tidak bersamamu mungkin aku telah habis kesabaran,mungkinaku telah jatuh sakit,namun pada saat hujan turun tadi aku bersamamu,bersamamu membuatku sabar bahwa mungkin kau juga merasakan kekesalan yang sama denganku,saling menguatkan seperti saat kau berkata "kayaknya ni ujan bakal lama deh " lalu ku bilang "enggak kok ini udah mendingan dari yang tadi" dan pada saat ku bilang "kok ga berenti berenti sih ujanya" lalu kau juga berkata "itu udah ada matahari paling sebentar lagi" saat itu aku mulai mengartikan hujan itu indah karena ada kamu sama seperti masalah yang sering kita hadapi aku akan menganggapnya sebagai sesuatu yang indah,,karena apa ? karena ada kamu yang dapat ku ajak bicara:)
ya,tak ada yang lebih indah dari hujan di bulan juni,karena saat itu aku bersamamu,tak ada yang lebih bijak dari hujan di bulan juni,karena aku belajar banyak hal dari rintik yang turun dari awan lalu tersangkut di pohon setelah tersangkut dipohon sebagian jatuh ke jalanan yang kulewati sebagian lainya jatuh di tubuhku tubuhmu,mungkin ini hujan terakhir sebelum tuhan yang menakdirkan kita bertemu lagi karena jarak yang memisahkan,jangan lupa aku sayang kamu sebanyak rintik hujan yang akan kaulihat saat ia turun di tempatmu berada
berapa lama lagi waktu, saat rindu terasa begini terlalu, betapa jauh jarak, hingga nanti bertemu, tak apa akan kutunggu, meski hujan kadang terdengar sendu,tak apa kan ku nanti walau harus basah kuyup terguyur
Tidak semua arti hujan berujung kesedihan. Ada kamu disetiap memory hujan itu. Ada kamu yang membuat hujan menampakkan senyumnya. Hujan deras, siramin air dari kendaraan lain,saat tanpa kamu tahu tertidur dipundakmu, saat ada tanganku melingkar di pinggangmu.hujan,ia akan selalu mengingatkanku salah satu cerita ini yang selalu tersenyum walau terlihat 'basah karena air
Tidak ada komentar:
Posting Komentar